Minggu, 23 April 2017

KEJAHATAN TRANSAKSI BISNIS ONLINE

Kamis, 15 Desember 2016

IP ADDRESS

Selasa, 06 Desember 2016

Laporan Kunjungan Industri ke PT. Gunung Slamat Tegal

KUNJUNGAN INDUSTRI PADA

PT. GUNUNG SLAMAT (TEH CAP POCI)


Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat tugas perkuliahan di semester lima

Disusun Oleh:
Ikhya Ulum Mudin (12149808)


Program Studi Manajemen Informatika
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer BSI Tegal
Tegal
2016



KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala anugerah-Nya yang telah dilimpahkan kepada Penulis, sehingga penulis mampu menyelesaikan penyusunan laporan ini dengan lancar dan baik. Tak lupa penulis menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Husni Faqih M.Kom. selaku Dosen Pembimbing Informasi Manajemen. Dan semua pihak yang turut membantu proses penyusuna laporan  ini.
Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi tugas dari dosen pembimbing. Penulis  menyadari dalam laporan ini masih begitu banyak kekurangan dan kesalahan baik dari isinya maupun struktur penulisannya, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran positif untuk perbaikan di kemudian hari. Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat pada  pembaca.



DAFTAR ISI

Lembar Judul Laporan.............................................................................................
Kata Pengantar........................................................................................................
Daftar Isi..................................................................................................................
Daftar Gambar.........................................................................................................
Bab I Pendahuluan..................................................................................................
1.1  Latar Belakang........................................................................................
1.2  Tujuan......................................................................................................
1.3  Maksud....................................................................................................
Bab II Pelaksanaan..................................................................................................
2.1  Waktu Pelaksanaan.................................................................................
2.2  Rundown Acara......................................................................................
2.3  Materi Kunjungan...................................................................................
2.4  Dokumentasi...........................................................................................
Bab III Penutup.......................................................................................................
3.1  Kesimpulan..............................................................................................
3.2  Saran........................................................................................................



BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang Kunjungan Industri Perusahaan
Kunjungan industri merupakan kegiatan bagi mahasiswa sebagai tuntutan kurikulum untuk membekali mahasiswa dengan berbagai pengetahuan mengenai dunia ilmu Manajemen Informatika khususnya Sistem Informasi sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi lulusan yang professional. Untuk menjadi lulusan yang professional tentu dibutuhkan banyak keterampilan terutama yang berkaitan dengan dunia Sistem Informasi.
Sebagai mahasiswa, khususnya dalam bidang Ilmu Manajemen Informatika, mahasiswa/i sudah sangat banyak mendapat materi kuliah yang berkenaan dengan sistem informasi. Sudah selayaknya bagi mahasiswa sistem informasi tidak hanya memahami  teori yang ada, namun juga ikut andil dalam meninjau lapangan yang sebenarnya. Oleh karena itu Amik BSI Tegal mengadakan kegiatan kunjungan industri. Diharapkan mahasiswa/i mampu menerapkan ilmu yang diperolehnya dengan melakukan pengamatan atau percobaan.
Kunjungan industri pada Amik BSI Tegal merupakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan. Maka dari itu mahasiswa/i wajib mengikuti kegiatan ini. Kunjungan industri hanya sebatas melakukan observasi pada suatu industri saja. Melakukan pengamatan dan tanya jawab kepada narasumber secara langsung.
Kesempatan kali ini, pihak Perguruan Tinggi mengadakan kegiatan kunjungan industri di daerah Slawi-Tegal-Jawa Tengah pada tanggal 23 November 2016. 

Selain itu dengan diadakannya kegiatan kunjungan industri ini, diharapkan mahasiswa/i  mengetahui lebih jauh bagaimana sebenarnya dunia  sistem informasi itu dijalankan. Selain itu kegiatan kunjungan industri juga sebagai simulasi dunia sistem informasi yang nyata agar nantinya mahasiswa terbiasa ketika benar benar terjun di dunia ilmu Manajemen Informatika khususnya Sistem Informasi. Disisi lain, pihak Perguruan Tinggi juga menginginkan adanya dampak jangka panjang dari diselenggarakannya kegiatan kunjungan industri ini salah satunya dalam rangka penyaluran para lulusan yang professional dan memiliki kemampuan yang produktif dan siap bersaing di dunia Manajemen Informatika.

1.1    Tujuan Kunjungan
Dalam penulisan laporan ini tentunya memiliki tujua diantaranya, yaitu :
1.        Untuk mengetahui tentang sejarah berdirinya di PT.Teh Gunung Slamat (Cap Poci).
2.        Untuk  mengetahui tahapan proses pembuatan teh pada PT.Teh Gunung Slamat (Cap Poci)

1.2    Manfaat Kunjungan
Dalam penyusunan laporan ini mempunyai manfaat di diantaranya :
1.   Mengetahui macam-macam teh yang dihasilkan dari tahapan proses pembuatan teh dengan cara tradisional maupun modern.
2.        Mengetahui tentang berbagai macam produk yang dihasilkan di PT.Teh Gunung Slamat (Cap Poci).
3.         Mengetahui proses pengolahan limbah yang baik serta pemanfaatannya oleh PT.Teh Gunung Slamat (Cap Poci).
4.        Mengetahui tentang bagaimana cara berwirausaha dari nol.


BAB II
PELAKSANAAN

2.1    Waktu Pelaksanaan
Kunjungan industri dilakukan di PT Gunung Slamat (Cap Poci) pada hari Rabu, tanggal 23 November 2016.

2.2    Rundown Acara
         08.15 WIB         : Mahasiswa Amik BSI Tegal jurusan Manajemen               Informatika Semester 3 dan 5 persiapan  pemberangkatkatan menuju PT.GUNUNG SLAMAT Slawi - Tegal Jawa Tengah
        09.00 WIB           : Tiba di PT.GUNUNG SLAMAT Slawi-Tegal Jawa   Tengah
        09.10 WIB           : Pembukaan oleh Bpk. Ari Dwi Hendarso selaku Departemen Personal dan General                                Fair
        10.00 WIB           : Sesi Pertanyaan di jawab oleh :
a.       Bpk. Handoko selaku Pimpinan PT. Gunung Slamat
b.      Bpk Fitoyo selaku Bagian Keuangan
c.       Bpk. Sandoyo selaku Bagian IT
        10.45 WIB          : Penutup oleh Bpk. Ari Dwi Hendarso selaku Departemen Personal dan General       Fair dilanjutkan dengan berkeliling melihat kegiatan produksi
        11.30 WIB           : Setelah  melihat tahapan produksi pada pembuatan Teh dari awal hingga menjadi   sebuah produk kemudian lanjut ke sesi istirahat dengan disertai meminum produk buatan Teh Poci
        11.45 WIB           : Setelah melakukan Kunjungan Industri Mahasiswa kembali kampus Amik BSI      Tegal

2.1    Materi Kunjungan
Profil PT. Gunung Slamat Slawi (Teh Poci).
Berawal dari bisnis keluarga Sosrodjojo pada tahun 1940, dengan produk bermerk Teh Cap Botol. Tahun 1953, bisnis keluarga Sosrodjojo berkembang menjadi PT. Gunung Slamat yang sampai sekarang menghasilkan berbagai variasi produk dengan merk seperti: Poci, Botol, Sosro, Tasseo, Sadel, Terompet, Berko & Sepatu. Bisnis ini diawali oleh Bpk. Sugiarto Sosrodjojo sejak usia 13 th yang sudah mulai usaha home industri keluarganya dengan cara dijual keliling hampir 4 tahun mulai dari daerah Slawi, Tegal sampai Brebes keliling Jatibarang. Namun beliau tetap semangat dan pantang menyerah meskipun jarak yang ditempuh menggunakan sepeda lumayan jauh beliau tetap menjalani home industri itu sendiri.
Asal mula nama teh cap botol berawal dari pemikiran beliau bahwa setiap rumah atupun dimana saja mesti terdapat sebuah botol, sehingga beliau mempunyai ide untuk menamakan teh hasil produksinya dengan nama Teh Cap Botol. Dalam waktu hampir 4 tahun bisnis Teh Cap Botol sudah mulai terkenal lalu beliau menambahkan produksinya dari dapur 5 sampai 10, kemudian hampir setengah tahun lebih beliau menambahkan 25 dapur, lalu tahun 1950 menjadi 35, tahun 1953 menjadi 40 dapur. Lalu beliau mulai berfikir untuk mengembangkan home industrinya menjadi lebih besar, sehingga beliau berniat untuk meminjam uang di Bank Swasta pada saat itu.

 Jenis-jenisProduk.   
Didalam usaha home industri ini terdapat banyak macam jenis teh antara lain seperti:
1.        Teh Hijau adalah daun teh yang dipertahankan Zat Klorofilnya (zat hijau daun), perubahan warna teh dikarenakan dengan cara proses Oksidasi.
2.        Teh Hitam adalah teh yang di proses dengan cara pelayuan,selama proses pelayuan dau teh akan mengalami perubahan senyawa kimia yang terdapat pada daun serta menurunya kandungan air sehingga daun teh menjadi lemas, dailanjutkan dengan proses pengeringan.
3.        Teh White Tea adalah  daun teh yang masih pucuk, prosesnya hanya dengan cara dikeringkan saja.
Berdasarkan Merk Teh, ada 2 Jenis Merk yang terdapat di PT. Gunung Slamat sesuail daerah dan nasional antara lain:
 1.        Berdasarkan Merk-merk Daerah
a.       Sadel dan Terompet berasal dari daerah Wonosari
b.      Berko berasal dari daerah Kebumen
c.       Sepatu berasal dari daerah Pamanukan
2.      Berdasarkan Merk-merk Nasional
a.       Poci
b.      Botol
c.       Sosro

Proses Produksi Teh.
Proses Pembuatan Teh berdasarkan jenis-jenis Teh antara lain:
1.        Proses Produksi Teh Hijau
a.          Pemasakan atau Pengeringan
Merupakan proses awal pembuatan wangi untuk membentuk warna dan aroma khas Teh Wangi Melati (Java Jasmine Tea). Proses Pengeringan kedua adalah proses penurunan kadar air setelah proses pewangian. Proses ini dilakukan untuk menghilangkan kadar air didalam teh, karena jika langsung diseduh warnanya akan bening juga untuk menghilangkan bau wangur pada teh, proses pemasakan atau pengeringan bisa mencapai waktu selama 40-45 menit dengan suhu rata-rata kurang lebih 100-120 derajat Celcius. Semakin lama proses pengeringan maka warna akan semakin baik, namun jika terlalu lama maka kandungan senyawanya akan semakin hilang.
b.      Pembaceman
Pembaceman adalah proses persiapan teh sebelum proses pewangian, dalam proses ini digunakan penambahan air untuk melembabkan teh. Tujuan proses ini adalah membentuk warna dan mengurangi reaksi eksoterm teh pada saat kontak dengan bunga.
c.       Pewangian
Pewangian yaitu proses inti pembuatan teh wangi, dimana dalam tahapan ini terjadi penyerapan aroma dari bunga melati dan bunga gambir oleh teh yang telah dipersiapkan pada proses sebelumnya (pembaceman).
d.      Pengeringan setelah pewangian
Pengeringan ini dilakukan setelah semua proses selesai, dari mulai proses pembaceman sampai proses pewangian.
e.       Pengemasan
Pengemasan ini dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan cara tradisional dan juga melalui modern. Pengemasan tradisional mayoritas dilakukan oleh ibu-ibu yang membungkus teh dengan cara nyontong dari mulai teh bungkus yang berukuran besar hingga teh bungkus yang berukuran kecil. Dalam satu hari pengemasan tradisional yang dilakukan oleh ibu-ibu teersebut bisa mencapai 1500 perhari. Sedangkan proses pengemasan modern biasanya membungkus teh celup yang masing-masing mesin kecepatanya berbeda bisa mencapai 100 kantong per menit dan ada juga yang 300 kantong per menit dengan menggunakan mesin dari Italy.
2.        Proses produksi Teh Hitam
Proses produksi Teh Hitam hanya dilakukan dengan cara proses mixing saja karena supaya aromanya tetap terjaga.
Setelah Pembuatan proses Teh tersebut selesai, selanjutnya melakukan proses Quality Control. Proses ini bertujuan untuk menguji apakah teh yang dihasilkan apakah sudah baik untuk dikonsumsi atau belum.
Proses Quality Control dibagi menjadi 2 tahap seperti:
a.         Tes Lab
Tes yang digunakan untuk menguji kadar Tanin didalam teh tersebut.
b.      Tes Orgoleptik
Yaitu hasil tes yang dicoba diminum langsung oleh penguji untuk menguji aroma dan rasa yang ada di dalam teh tersebut.

Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran teh bertumpu pada devisi distribusi yang memiliki 50 devisi dengan distributor kurang lebih 100 unit, salah satu sarana pemasaran seperti Modern Outlet yang berada di Carefure dan Mol, gerai es teh poci yang berada di jawa barat-jawa timur dengan menghidangkan teh siap saji, serta penjualan produk pada toko dengam menggunakan prinsip mitra penjualan dengan mengutamakan keuntungan bagi penjual/mitra. Periklan yang di gunakan hanyalah iklan pada radio seta medi cetak dikarenakan suplai yang sedikit pada perusahaan..

Pengolahan Limbah.
Dalam pengolahan limbah PT. Gunung Slamat memiliki setifikat biru yang berarti taat lingkungan. Dalam pemproduksisian teh ada 2 jenis limbah yang dihasilkan, yaitu jenis limbah Organik dan juga Limbah B3, seperti berikut ini:

a.         Limbah Organik
Limbah yang dihasilkan pada selesainya produksi teh adalah sisa-sisa bunga melati yang telah terpakai untuk proses pembaceman dan pewangian, limbah ini biasanya di olah kembali menjadi pupuk tanaman.
b.        Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Yaitu limbah yang berbahaya dan beracun yang tidak bisa diuraikan lagi, seperti lampu neon, oli bekas mesin dan lain sebagainya. Limbah ini berhubungan dengan pihak ketiga yang dikelola oleh kementrian lingkungan.

2.1    Dokumentasi
Gambar II.1 Foto Bersama Di PT. Gunung Slamat
Gambar II.2 Foto Bersama Sebelum Penyampaian Materi

Gambar II.3 Penyampaian Materi oleh Perwakilan PT. Gunung Slamat

Gambar II.4 foto beberapa pegawai PT. Gunung Slamat

Gambar II.5 Foto Para Pegawai Sedang Melakukan Pembungkusan Teh

Gambar II.6 Mahasiswa sedang melakukan pembungkusan teh

Gambar II.7 Foto Bersama Sebelum Perjalanan Pulang

BAB III
PENUTUP

3.1    Kesimpulan
Setelah diadakannya kunjungan industri ini, kami dapat mengetahui bagaimana tahapan produksi yang dilakukan oleh PT. Gunung Slamat secara langsung dari penngolahan hingga pengemasan. Serta sejarah perusahaan yang bermula dari seorang pencetus ide teh dalam kemasan botol, yang sekarang sudah menjadi industri besar dan dikenal seluruh masyarakat indonesia. Dengan mengedepankan kualitas dan ramah lingkungan. Oleh karena itu dalam proses produksi yang dilakukan terbukti steril serta limbah yang dihasilkan dapat dikembalikan pada alam. 

3.2    Saran
Setelah melakukan pengamatan langsung ke pabrik PT. Gunung Slamat, kami menyarankan agar PT. Gunung Slamet tetap memberikan inovasi-inovasi baru yang bergerak di bidang industri minuman. Serta menikatkan strategi pemasaran yang lebih baik agar PT. Gunung Slamat agar menjadi perusahaan yang mampu mengolah pasar lokal maupun internasional. Dan diharapkan agenda program kunjungan industri ini tetap berjalan setiap tahunnya sebagai sarana mahasiswa untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman tentang dunia industri.



Minggu, 19 April 2015

Pertemuan 5 Central Processing Unit (CPU)

 Pertemuan 5
Central Processing Unit (CPU)


A.Unit Komputer














CPU merupakan pusat dari pengolahan data maupun tempat pemrosesan instruksi progam.Dalam hal ini CPU melakukan beberapa tugas seperti :
1.Mengambil instruksi: membawa instruksi dari memori
2.Interpret instruksi: Instruksi dikodekan untuk menentukan tindakan apa yang diperlukan
3.Mengambil data: Eksekusi suatu instruksi dan memerlukan pembacaan data dari memori maupun modul I/O
4.Mengolah data: Eksekusi suatu instruksi  memerlukan pembentukan beberapa operasi aritmatika atau operasi logika
5. Menulis data: hasil suatu eksekusi memerlukan penulisan data ke memori.
B.Komponen Internal CPU:












1. Arithmetic and Logic Unit (ALU), bertugas melakukan perhitungan aritmatik dan melakukan pengolahan unit logika boolean Selain itu ALU bertugas melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program.
Operasi logika yang dilakukan menggunakan operator logika, seperti:
  • Sama dengan (=)
  • Tidak sama dengan (<>)
  • Kurang dari (<)
  • Kurang dari atau sama dengan (<=)
  • Lebih besar dari (>)
  • Lebih besar dari atau sama dengan (>=)
2. Control Unit (CU), untuk mengontrol pergerakan data
Serta instruksi ke dalam dan ke luar CPU.selain itu, untuk megontrol
operasi ALU. Tugas CU:
  • Mengatur dan mengendalikan alat I/O 
  • Mengambil instruksi-instruksi dari memori
  • Mengambil data dari main memory kalau diperlukan oleh proses
  • Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau logika 
  • Menyimpan hasil proses ke main memory
3. Registers, adalah media penyimpan internal CPU yang digunakan saat proses pengolahan data, dan bersifat sementara.Register pada CPU membentuk dua peran:
A.    Register terlihat oleh pengguna
B.    Register Kontrol dan Status

A.Register Terlihat oleh pengguna
    Dimana seorang programmer mengoperasikan dengan bahasa mesin bisa memperkecil acuan memori utama dengan mengoptimalkan penggunaan memori.
Beberapa kategori register ini adalah: Register bertujuan Umum, Register Data, Register Alamat, dan Register Kode Kondisi.
  • Register bertujuan Umum : Di gunakan untuk berbagai macam fungsi dan bisa untuk fungsi pengalamatan sebuah computer.
  • Register Data : Hanya di gunakan untuk menampung data dan tidak bisa untuk kalkulasi alamat operand.
  • Register Alamat : Untuk menampung pengalamatan data seperti:
                    1.Pointer segmen (menampung alamat pointer)
                    2.Register Indeks( menampung alamat indeks )
                    3.Pointer Stack(menyimpan alamat stack,mungkin adanya alamat tersembunyi seperti push
                       dan pop)
  • Register Kode Kondisi : set bit oleh CPU sebagai hasil operasi, atau disebut juga sebagai flag.
B.Register Kontrol dan Status
    Unit control yang di gunakan untuk mengontrol operasi CPU dan S/O dalam mengontrol eksekusi program.
Register untuk eksekusi instruksi adalah:
1. Program Counter (PC): yang berisi alamat instruksi yang diambil
2. Instruction Register (IR): yang berisi instruksi yang paling akhir diambil
3. Memory Address Register (MAR):yang berisi alamat lokasi dalam memori
4. Memory Buffer Register (MBR): yang berisi data word dan dituliskan ke memori atau word yang terakhir dibaca.
Siklus Instruksi pada Register
















4.    CPU Interconnections, adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU dan bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan system lainnya, seperti memori utama dan piranti I/O.Ada beberapa macam CPU Interconnection:
o    Control Bus : mengontrol semua Komponen yang ada di CPU
o    Data Bus    : Proses Pengolahan data dalam CPU
o    Address Bus :  proses pengalamatan computer yang di lakukan di CPU
C.Fungsi CPU
     Berguna untuk menjalankan progam yang telah disimpan dalam memori utama dengan cara mengambil instruksinya dan kemudian di uji sehingga instruksi tersebut di eksekusi satu persatu sesuai alur perintah.Ada dua langkah dalam pengolahan instruksi pada CPU yaitu: operasi pembacaan instruksi (fetch) dan operasi pelaksanaan instruksi (execute).
Berikut beberapa alat proses dalam Komputer :













D.Siklus Instruksi
















  • Siklus Fetch-Eksekusi
•    Pada Awalnya,CPU akan membaca instruksi dari memori
•    Progam Counter (PC),dimana register berfungsi untuk mengawasi dan menghitung instruksi selanjutnya,dan akan menambah satu hitungannya setiap kali CPU membaca instruksi.
•    Dan selanjutnya instruksi yang di baca akan di bentuk dalam bilangan biner dalam hal ini Instruction Register (IR) melakukan aksi yang diperlukan.aksi yang dilakukan adalah sebagai berikut :
a. Perpindahan data dari CPU ke memori dan sebaliknya.
b. Perpindahan data dari CPU ke modul I/O dan sebaliknya.
c. Pengolahan Data, CPU membentuk sejumlah operasi aritmatika dan logika terhadap data.
d. Kontrol, merupakan instruksi untuk pengontrolan fungsi atau kerja.
E.Fungsi Interupsi
  • Fungsinya untuk mekanisme penghentian atau pengolahan pengolahan instruksi dari CPU kepada Routine onterupsi.
  • Memori dan Input/Output memiliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU.
  • Tujuan secara umum untuk mengatur pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien antara CPU,Modul-modul I/O,dan memori. 
Macam-macam kelas sinyal interupsi:
a. Program, yaitu interupsi yang dibangkitkan dengan beberapa kondisi yang terjadi pada hasil eksekusin program. Contohnya: arimatika overflow, pembagian nol, operasi ilegal.
b. Timer, adalah interupsi yang dibangkitkan pewaktuan dalam prosesor.
c. I/O, sinyal interupsi yang dibangkitkan oleh modul I/O sehubungan pemberitahuan kondisi error dan penyelesaian suatu operasi.
d. Hardware failure, adalah interupsi yang dibangkitkan oleh kegagalan daya atau kesalahan paritas memori.
  • Mekanisme interupsi
Karena adanya mekanisme interupsi,sehingga prosesor dapat digunakan untuk mengeksekusi instruksi-instruksi lain.
•    Setelah modul selesai menjalankan tugas maka modul ini akan menerima tugas berikutnya sehingga modul ini akan mengirim permintaan interupsi ke prosessor.
•    Kemudian prosessor akan menghentikan eksekusi yang dijalankannya untuk menjalankan interupsi.
•    Saat penerimaan sinyal di prosessor,kemungkinan ada dua tindakan yaitu interupsi diterima/ditangguhkan dan interupsi ditolak.
•    Jika di tangguhkan peosessor akan melakukan :
1.    Akan menangguhkan eksekusi progam yang dijalankan dan menyimpan konteksnya (menyimpan alamat instruksi berikutnya yang akan di eksekusi data lain).
2.    Prosesor menyetel program counter (PC) ke alamat awal routine
interrupt handle
3.    progam interupsi telah selesai,sehingga prossesor akan melanjutkan eksekusi programnya kembali.  
  • Gambar Posessor