KUNJUNGAN INDUSTRI PADA
PT. GUNUNG SLAMAT (TEH CAP POCI)
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat tugas perkuliahan
di semester lima
Disusun Oleh:
Ikhya
Ulum Mudin (12149808)
Program Studi Manajemen Informatika
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer BSI Tegal
Tegal
2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT
atas segala anugerah-Nya yang telah dilimpahkan kepada Penulis,
sehingga penulis mampu menyelesaikan penyusunan laporan ini dengan lancar
dan baik. Tak lupa penulis menyampaikan
terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Husni Faqih M.Kom. selaku Dosen Pembimbing
Informasi Manajemen. Dan semua pihak yang turut membantu proses penyusuna
laporan ini.
Laporan ini disusun dalam rangka
memenuhi tugas dari dosen pembimbing. Penulis menyadari dalam
laporan ini masih begitu banyak kekurangan dan kesalahan baik dari isinya
maupun struktur penulisannya, oleh karena itu penulis sangat
mengharapkan kritik dan saran positif untuk perbaikan di kemudian
hari. Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat pada pembaca.
DAFTAR ISI
Lembar
Judul Laporan.............................................................................................
Kata
Pengantar........................................................................................................
Daftar
Isi..................................................................................................................
Daftar
Gambar.........................................................................................................
Bab
I Pendahuluan..................................................................................................
1.1
Latar Belakang........................................................................................
1.2
Tujuan......................................................................................................
1.3
Maksud....................................................................................................
Bab
II Pelaksanaan..................................................................................................
2.1
Waktu Pelaksanaan.................................................................................
2.2
Rundown Acara......................................................................................
2.3
Materi Kunjungan...................................................................................
2.4
Dokumentasi...........................................................................................
Bab
III Penutup.......................................................................................................
3.1
Kesimpulan..............................................................................................
3.2
Saran........................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Kunjungan Industri Perusahaan
Kunjungan industri merupakan
kegiatan bagi mahasiswa sebagai tuntutan kurikulum untuk membekali mahasiswa
dengan berbagai pengetahuan mengenai dunia ilmu Manajemen Informatika khususnya
Sistem Informasi sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi lulusan yang
professional. Untuk menjadi lulusan yang professional tentu dibutuhkan banyak
keterampilan terutama yang berkaitan dengan dunia Sistem Informasi.
Sebagai mahasiswa, khususnya
dalam bidang Ilmu Manajemen Informatika, mahasiswa/i sudah sangat banyak
mendapat materi kuliah yang berkenaan dengan sistem informasi. Sudah selayaknya
bagi mahasiswa sistem informasi tidak hanya memahami teori yang ada,
namun juga ikut andil dalam meninjau lapangan yang sebenarnya. Oleh karena itu
Amik BSI Tegal mengadakan kegiatan kunjungan industri. Diharapkan mahasiswa/i
mampu menerapkan ilmu yang diperolehnya dengan melakukan pengamatan atau
percobaan.
Kunjungan industri pada Amik BSI
Tegal merupakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan. Maka dari itu
mahasiswa/i wajib mengikuti kegiatan ini. Kunjungan industri hanya sebatas
melakukan observasi pada suatu industri saja. Melakukan pengamatan dan tanya
jawab kepada narasumber secara langsung.
Kesempatan kali ini, pihak
Perguruan Tinggi mengadakan kegiatan kunjungan industri di daerah
Slawi-Tegal-Jawa Tengah pada tanggal 23 November 2016.
Selain itu dengan diadakannya
kegiatan kunjungan industri ini, diharapkan mahasiswa/i mengetahui lebih
jauh bagaimana sebenarnya dunia sistem informasi itu dijalankan. Selain
itu kegiatan kunjungan industri juga sebagai simulasi dunia sistem informasi
yang nyata agar nantinya mahasiswa terbiasa ketika benar benar terjun di dunia
ilmu Manajemen Informatika khususnya Sistem Informasi. Disisi lain, pihak
Perguruan Tinggi juga menginginkan adanya dampak jangka panjang dari
diselenggarakannya kegiatan kunjungan industri ini salah satunya dalam rangka
penyaluran para lulusan yang professional dan memiliki kemampuan yang produktif
dan siap bersaing di dunia Manajemen Informatika.
1.1 Tujuan
Kunjungan
Dalam penulisan laporan
ini tentunya memiliki tujua diantaranya, yaitu :
1.
Untuk mengetahui tentang sejarah
berdirinya di PT.Teh Gunung Slamat (Cap Poci).
2.
Untuk mengetahui
tahapan proses pembuatan teh pada PT.Teh Gunung Slamat (Cap
Poci)
1.2 Manfaat Kunjungan
Dalam penyusunan laporan ini
mempunyai manfaat di diantaranya :
1. Mengetahui macam-macam teh
yang dihasilkan dari tahapan proses pembuatan teh dengan cara
tradisional maupun modern.
2.
Mengetahui tentang berbagai macam
produk yang dihasilkan di PT.Teh Gunung Slamat (Cap Poci).
3. Mengetahui proses pengolahan
limbah yang baik serta pemanfaatannya oleh PT.Teh Gunung Slamat (Cap Poci).
4.
Mengetahui tentang bagaimana
cara berwirausaha dari nol.
BAB II
PELAKSANAAN
2.1 Waktu
Pelaksanaan
Kunjungan industri dilakukan
di PT Gunung Slamat (Cap Poci) pada hari Rabu, tanggal
23 November 2016.
2.2 Rundown
Acara
− 08.15 WIB : Mahasiswa Amik BSI Tegal jurusan Manajemen Informatika
Semester 3 dan 5 persiapan pemberangkatkatan menuju PT.GUNUNG SLAMAT
Slawi - Tegal Jawa Tengah
−
09.00 WIB : Tiba di PT.GUNUNG SLAMAT Slawi-Tegal Jawa Tengah
−
09.10 WIB : Pembukaan oleh Bpk. Ari Dwi Hendarso selaku Departemen
Personal dan General Fair
−
10.00 WIB : Sesi Pertanyaan di jawab oleh :
a. Bpk.
Handoko selaku Pimpinan PT. Gunung Slamat
b. Bpk
Fitoyo selaku Bagian Keuangan
c. Bpk.
Sandoyo selaku Bagian IT
−
10.45 WIB : Penutup oleh Bpk. Ari Dwi Hendarso selaku Departemen
Personal dan General Fair dilanjutkan dengan berkeliling melihat kegiatan
produksi
−
11.30 WIB : Setelah melihat tahapan produksi pada pembuatan
Teh dari awal hingga menjadi sebuah produk kemudian lanjut ke sesi istirahat
dengan disertai meminum produk buatan Teh Poci
−
11.45 WIB : Setelah melakukan Kunjungan Industri Mahasiswa kembali
kampus Amik BSI Tegal
2.1 Materi
Kunjungan
Profil PT. Gunung Slamat Slawi
(Teh Poci).
Berawal dari bisnis keluarga
Sosrodjojo pada tahun 1940, dengan produk bermerk Teh Cap Botol. Tahun 1953,
bisnis keluarga Sosrodjojo berkembang menjadi PT. Gunung Slamat yang sampai
sekarang menghasilkan berbagai variasi produk dengan merk seperti: Poci, Botol,
Sosro, Tasseo, Sadel, Terompet, Berko & Sepatu. Bisnis ini diawali oleh
Bpk. Sugiarto Sosrodjojo sejak usia 13 th yang sudah mulai usaha home industri
keluarganya dengan cara dijual keliling hampir 4 tahun mulai dari daerah Slawi,
Tegal sampai Brebes keliling Jatibarang. Namun beliau tetap semangat dan
pantang menyerah meskipun jarak yang ditempuh menggunakan sepeda lumayan jauh
beliau tetap menjalani home industri itu sendiri.
Asal mula nama teh cap botol
berawal dari pemikiran beliau bahwa setiap rumah atupun dimana saja mesti
terdapat sebuah botol, sehingga beliau mempunyai ide untuk menamakan teh hasil
produksinya dengan nama Teh Cap Botol. Dalam waktu hampir 4 tahun bisnis Teh
Cap Botol sudah mulai terkenal lalu beliau menambahkan produksinya dari dapur 5
sampai 10, kemudian hampir setengah tahun lebih beliau menambahkan 25 dapur,
lalu tahun 1950 menjadi 35, tahun 1953 menjadi 40 dapur. Lalu beliau mulai
berfikir untuk mengembangkan home industrinya menjadi lebih besar, sehingga
beliau berniat untuk meminjam uang di Bank Swasta pada saat itu.
Jenis-jenisProduk.
Didalam usaha home industri ini
terdapat banyak macam jenis teh antara lain seperti:
1.
Teh Hijau adalah daun teh yang
dipertahankan Zat Klorofilnya (zat hijau daun), perubahan warna teh dikarenakan
dengan cara proses Oksidasi.
2.
Teh Hitam adalah teh yang di
proses dengan cara pelayuan,selama proses pelayuan dau teh akan mengalami
perubahan senyawa kimia yang terdapat pada daun serta menurunya kandungan air
sehingga daun teh menjadi lemas, dailanjutkan dengan proses pengeringan.
3.
Teh White Tea adalah daun
teh yang masih pucuk, prosesnya hanya dengan cara dikeringkan saja.
Berdasarkan Merk Teh, ada 2 Jenis
Merk yang terdapat di PT. Gunung Slamat sesuail daerah dan nasional antara
lain:
1.
Berdasarkan Merk-merk Daerah
a. Sadel
dan Terompet berasal dari daerah Wonosari
b. Berko
berasal dari daerah Kebumen
c. Sepatu
berasal dari daerah Pamanukan
2. Berdasarkan
Merk-merk Nasional
a. Poci
b. Botol
c. Sosro
Proses Produksi Teh.
Proses Pembuatan Teh berdasarkan
jenis-jenis Teh antara lain:
1.
Proses Produksi Teh Hijau
a.
Pemasakan atau Pengeringan
Merupakan proses awal pembuatan
wangi untuk membentuk warna dan aroma khas Teh Wangi Melati (Java Jasmine Tea).
Proses Pengeringan kedua adalah proses penurunan kadar air setelah proses
pewangian. Proses ini dilakukan untuk menghilangkan kadar air didalam teh,
karena jika langsung diseduh warnanya akan bening juga untuk menghilangkan bau
wangur pada teh, proses pemasakan atau pengeringan bisa mencapai waktu selama
40-45 menit dengan suhu rata-rata kurang lebih 100-120 derajat Celcius. Semakin
lama proses pengeringan maka warna akan semakin baik, namun jika terlalu lama
maka kandungan senyawanya akan semakin hilang.
b. Pembaceman
Pembaceman adalah proses
persiapan teh sebelum proses pewangian, dalam proses ini digunakan penambahan
air untuk melembabkan teh. Tujuan proses ini adalah membentuk warna dan
mengurangi reaksi eksoterm teh pada saat kontak dengan bunga.
c. Pewangian
Pewangian yaitu proses inti
pembuatan teh wangi, dimana dalam tahapan ini terjadi penyerapan aroma dari
bunga melati dan bunga gambir oleh teh yang telah dipersiapkan pada proses
sebelumnya (pembaceman).
d. Pengeringan setelah
pewangian
Pengeringan ini dilakukan setelah
semua proses selesai, dari mulai proses pembaceman sampai proses pewangian.
e. Pengemasan
Pengemasan ini dilakukan dengan 2
cara yaitu dengan cara tradisional dan juga melalui modern. Pengemasan
tradisional mayoritas dilakukan oleh ibu-ibu yang membungkus teh dengan cara
nyontong dari mulai teh bungkus yang berukuran besar hingga teh bungkus yang
berukuran kecil. Dalam satu hari pengemasan tradisional yang dilakukan oleh
ibu-ibu teersebut bisa mencapai 1500 perhari. Sedangkan proses pengemasan
modern biasanya membungkus teh celup yang masing-masing mesin kecepatanya
berbeda bisa mencapai 100 kantong per menit dan ada juga yang 300 kantong per
menit dengan menggunakan mesin dari Italy.
2.
Proses produksi Teh Hitam
Proses produksi Teh Hitam hanya
dilakukan dengan cara proses mixing saja karena supaya aromanya tetap terjaga.
Setelah Pembuatan proses Teh
tersebut selesai, selanjutnya melakukan proses Quality Control. Proses ini
bertujuan untuk menguji apakah teh yang dihasilkan apakah sudah baik untuk
dikonsumsi atau belum.
Proses Quality Control dibagi
menjadi 2 tahap seperti:
a.
Tes Lab
Tes yang digunakan untuk menguji
kadar Tanin didalam teh tersebut.
b. Tes
Orgoleptik
Yaitu hasil tes yang dicoba
diminum langsung oleh penguji untuk menguji aroma dan rasa yang ada di dalam
teh tersebut.
Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran
teh bertumpu pada devisi distribusi yang
memiliki 50 devisi dengan distributor kurang lebih
100 unit, salah satu sarana pemasaran seperti Modern Outlet yang
berada di Carefure dan Mol, gerai es teh poci yang berada di jawa
barat-jawa timur dengan menghidangkan teh siap saji, serta penjualan
produk pada toko dengam menggunakan prinsip mitra penjualan dengan mengutamakan
keuntungan bagi penjual/mitra. Periklan yang di gunakan hanyalah iklan pada
radio seta medi cetak dikarenakan suplai yang sedikit pada perusahaan..
Pengolahan Limbah.
Dalam pengolahan limbah PT.
Gunung Slamat memiliki setifikat biru yang berarti taat lingkungan. Dalam
pemproduksisian teh ada 2 jenis limbah yang dihasilkan, yaitu jenis
limbah Organik dan juga Limbah B3, seperti berikut ini:
a.
Limbah Organik
Limbah yang dihasilkan pada
selesainya produksi teh adalah sisa-sisa bunga melati yang telah
terpakai untuk proses pembaceman dan pewangian, limbah ini biasanya
di olah kembali menjadi pupuk tanaman.
b.
Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan
Beracun)
Yaitu limbah yang berbahaya dan
beracun yang tidak bisa diuraikan lagi, seperti lampu neon, oli bekas mesin dan
lain sebagainya. Limbah ini berhubungan dengan pihak ketiga yang dikelola oleh
kementrian lingkungan.
2.1 Dokumentasi
Gambar II.1 Foto Bersama Di PT. Gunung Slamat
Gambar
II.2 Foto Bersama Sebelum Penyampaian Materi
Gambar II.3 Penyampaian Materi oleh Perwakilan PT. Gunung Slamat
Gambar II.4 foto beberapa pegawai PT. Gunung Slamat
Gambar II.5 Foto Para Pegawai Sedang Melakukan Pembungkusan Teh
Gambar II.6 Mahasiswa
sedang melakukan pembungkusan teh
Gambar II.7 Foto Bersama Sebelum Perjalanan Pulang
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Setelah diadakannya kunjungan
industri ini, kami dapat mengetahui bagaimana tahapan produksi yang dilakukan
oleh PT. Gunung Slamat secara langsung dari penngolahan hingga pengemasan.
Serta sejarah perusahaan yang bermula dari seorang pencetus ide teh dalam
kemasan botol, yang sekarang sudah menjadi industri besar dan dikenal seluruh
masyarakat indonesia. Dengan mengedepankan kualitas dan ramah lingkungan. Oleh
karena itu dalam proses produksi yang dilakukan terbukti steril serta limbah
yang dihasilkan dapat dikembalikan pada alam.
3.2 Saran
Setelah melakukan pengamatan
langsung ke pabrik PT. Gunung Slamat, kami menyarankan agar
PT. Gunung Slamet tetap memberikan inovasi-inovasi baru yang bergerak
di bidang industri minuman. Serta menikatkan strategi pemasaran yang lebih
baik agar PT. Gunung Slamat agar menjadi perusahaan yang mampu mengolah
pasar lokal maupun internasional. Dan diharapkan agenda program kunjungan
industri ini tetap berjalan setiap tahunnya sebagai
sarana mahasiswa untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan
pengalaman tentang dunia industri.








EmoticonEmoticon